Selasa, 23 Oktober 2018, WIB

, 18 Mei 2016, 00:00:00 WIB, 476 View Administrator, Kategori : Best Practice

NUSP-2 (19/04/2016) - Direktorat Pengembangan Kawasan Pemukiman melalui program NUSP-2 dan bekerjasama dengan pemerintah setempat, menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kota yang terkait dengan penanganan kumuh di Kota Palembang. Kegiatan tersebut dihadiri oleh beberapa narasumber, diantaranya adalah Albert Midianto, ST, MSi (Satker NUSP-2), Son Azis Cahyo (Tim PMU), Lilik MH (TA NMC), Suherlan (Satker Bankim Prov. Sumsel) dan Mustahada  (RMC), dengan dimoderatori oleh Drs. Jamalludin (TA Pelatihan RMC).

Tiga upaya dalam penanganan kumuh dijelaskan dalam sosialisasi tersebut, yaitu upaya penanganan kumuh secara masif, komprehensif dan sistemik. “Ada tiga upaya dalam penanganan kumuh, diantaranya adalah penanganan kumuh secara masif, yaitu pembangunan yang dilakukan berdampak pada perubahan nyata, penanganan kumuh secara komprehensif, yaitu perlu adanya keterlibatan antar pelaku pembangunan, dan penanganan kumuh secara sistemik, yaitu dengan menggunakan perencanaan terpadu dari berbagai SKPD,” ungkap Son Azis Cahyo (Tim PMU).

 Walikota setempat, melalui Kepala Dinas PUPEra Kota Palembang, Ir. H Saiful, dalam sambutannya memaparkan bahwa dengan adanya program NUSP-2, maka akan dilakukan upaya untuk mewujudkan permukiman yang mandiri, “NUSP-2 merupakan program kemitraan antara Pemda, Masyarakat, dan Swasta dalam rangka menuju permukiman mandiri,” ujarnya.

Dalam acara tersebut juga diadakan sesi tanya jawab, sehingga para pelaku NUSP-2 di Kota Palembang beserta warga dapat menggali informasi terkait NUSP-2. (*)





Tuliskan Komentar